Jumat, 27 Juli 2012

URAIAN KERJA PP PADA PERTANDINGAN TURNAMEN KANDANG



I.           URAIAN KERJA SAAT MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI  PENGAWAS PERTANDINGAN PADA PERTANDINGAN TURNAMEN KANDANG LIGA AMATIR (2006, Moh. Achwani)

Tugas Pengawas Pertandingan (PP) secara garis besarnya baik pada pertandingan Home & Away (Kandang dan Tandang) maupun Turnamen Kandang pada umumnya memiliki persamaan, terutama didalam ha tugas kewajiban dan hak sebagai Pengawas Pertandingan.  Tetapi pertandingan juga memiliki perbedaan, seperti pada pertandingan Kandang dan Tandang, PP yang bersangkutan hanya bertugas satu kali pada hari sesuai jadwal pertandingan.  Sedangkan pada pertandingan Turnamen Kandang, PP yang bersangkutan bisa bertugas dalam beberapa hari dan beberapa kali pertandingan sesuai jadwal.

Perbedaan lainnya ialah pada kuantitas pembuatan laporan, bila pada pertandingan kandang dan tandang PP yang bertugas cukup membuat laporan satu kali.  Maka pada pertandingan Turnamen Kandang PP yang bertugas harus membuat laporan beberapa kali sesuai jumlah pertandingan yang dilaksanakan, walau materi laporan yang dibuat sebenarnya sama saja.

Hari kedatangan dan kepulangan PP baik pada pertandingan Kandang dan Tandang maupun Turnamen Kandang juga sama saja, tiba di kota tempat bertugas sehari sebelum dimulainya pertandingan dan pulang kembali ke kota asalnya sehari setelah pertandingan usai (walau lamanya hari bertugas lebih lama bagi yang bertugas pada pertandingan Turnamen Kandang).  Yang lainnya sama saja, misalnya begitu tiba dikota tempat pertandingan, segera melapor kedatangannya ke Panpel Pertandingan setempat.  Dilanjutkan melakukan Pertemuan dengan Panpel yang bersangkutan, untuk mendapatkan informasi tentang semua aspek persiapan menghadapi pertandingan, seperti tentang kedatangan aparat/perangkat pertandingan maupun Kesebelasan peserta dan alamat tempat menginapnya, jumlah petugas keamanan, kesehatan dan petugas Panpel yang dipersiapkan dan informasi lainnya yang dipandang perlu.  Termasuk hal lainnya, bila bertugas pada pertandingan kompetisi kelompok usia ialah pelaksanaan skrining pemain. Kemudian menanyakan waktu dan tempat pelaksanaan Pertemuan Teknik.

Setelah itu bersama wasit memeriksa kondisi stadion yang akan dipergunakan sebagai tempat pertandingan (buat laporan hasil pengamatan tentang kondisi Stadion yang dilihatnya dengan menggunakan form Inspeksi Stadion, dan buat kesimpulan laik atau tidak/belum laik), selanjutnya pemeriksaan Stadion pada pertandingan Turnamen Kandang ini dapat dilakukan disetiap pagi di hari pertandingan.

Kemudian mengunjungi tempat menginap semua Kesebelasan peserta, untuk mengecek apakah akomodasi penginapan yang ditempatinya cukup memadai, apakah setiap Kesebelasan sudah mendapatkan LO dan Petugas Keamanan yang bertugas melekat di Hotel masing-masing.  Apakah kendaraan Bus dan kendaraan kecil yang disediakan bagi setiap Kesebelasan sudah tersedia.  Apakah mereka sudah mendapatkan kesempatan uji coba lapangan di stadion tempat pertandingan dan apakah  sudah mendapatkan jadwal latihan bagi Kesebelasannya, juga apakah pemainnya sudah mendapatkan pengesahan dari PSSI (untuk Kompetisi Amatir).

Memimpin Pertemuan Teknik pada waktunya dan harus dihadiri oleh orang-orang yang berkepentingan, seperti Manajer atau wakilnya, Pelatih atau Asistenya, Ketua Panpel atau wakilnya, seksi-seksi keamanan, kesehatan, Humas dan seksi-seksi lainnya yang dipandang perlu serta perangkat pertandingan.  Bila tidak atau belum dihadiri pribadi yang dimaksud, Pertemuan Teknik dapat ditunda sampai waktu tertentu, menunggu kedatangan yang bersangkutan, atau ditunda paling lambat 6 jam sebelum pertandingan pertama dimulai.

Pada pertandingan Turnamen Kandang, bila seandainya harus dilakukan skrining atau Drawing/Undian Jadwal Pertandingan, maka pelaksanaanya harus dilakukan sebelum Pertemuan Teknik berlangsung. Dan Bila Pengesahan Pemain menurut ketentuan dilakukan oleh Pengurus PSSI, maka harus dinyatakan oleh PP pada Pertemuan Teknik, bahwa pemain yang syah dan dapat turun bertanding memperkuat Kesebelasannya masing-masing, ialah yang telah mendapat penghesahan dari pengurus Pusat PSSI, paling lambat disahkan menjelang pertandingan pertama atau pertandingan berikutnya bagi setiap Kesebelasan yang bersangkutan.  Kecuali kalau menurut ketentuan pengesahan pemain langsung dilakukan pada saat Pertemuan Teknik seperti yang berlaku pada kompetisi Kelompok Usia, maka pengesahan pemain dapat dilakukan oleh PP yang bertugas selaku Pimpinan Pertemuan Teknik.

Bila PP yang ditugskan pada pertandingan Turnamen Kandang lebih dari satu orang, maka Pimpinan Pertemuan Teknik dapat dilakukan oleh seorang PP dari PP berdasarkan kesepakatan diantara PP yang bertugas. Dan penugasan PP pada setiap pertandingan juga bisa dilakukan secara bergantian, atau yang lainnya bertindak sebagai pembantu PP.

Pada pertandingan Turnamen Kandang biasanya PP didampingi Inspektur Wasit (IW) yang betugas mengawasi, menilai kinerja Wasit, Asisten Wasit dan Wasit Cadangan (Ofisial keempat) didalam setiap pertandingan, serta Panitia Disiplin yang bertugas mewujudkan dan memelihara suasana tunduk dan patuh pada peraturan-peraturan, keputusan-keputusan dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan PSSI serta berpedoman pada peraturan-peraturan dari FIFA/AFC.

Kehadiran IW akan meringankan tugas PP, karena PP tidak lagi dibebani tugs seperti memberi saran, pengamatan dan menilai Wasit/Asisten Wasit yang memimpin pertandingan serta Wasit Cadangan (ofisial keempat).  Tugas tersebut dibebankan kepada IW yang bersangkutan bersama-sama PP.

Walau sudah ada pembagian diantara aparat/perangkat pertandingan yang ditugaskan namun tetap bertindak sebagai koordinator aparat/perangkat pertandingan yang bertugas ditempat tersebut.  Tetap bertanggung jawab atas kelancaran, ketertiban jalannya pertandingan, terutama dari segi teknis pelaksanaan  pertandingan, termasuk mencatat pemain yang terkena KK dan KM, membuat klasemen bersama IW, dll.

Didalam menjalankan tugasnya PP harus bekerjasama erat, berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua aparat/perangkat pertandingan yang ditugaskan di tempat yang sama dan tentunya juga dengan Tuan Rumah Penyelenggara Pertandingan setempat, kemudian melakukan hal yang sama dengan pihak keamanan, kesehatan lainnya yang ada kaitannya dengan pelaksanaan pertandingan.

Selain itu juga PP harus melakukan komunikasi dan koordinasi disetiap saat yang diperlukan dengan pengurus Pusat PSSI, up, Bidang Pembinaan/Depertemen Kompetisi/Direktur Kompetisi (sekarang  BLAI-PSSI).

Demikian pula halnya dengan Panitia Disiplin (Pandis) setempat, PP harus bekerjasama dan membantu Pandis, terutama bila terjadi kasus, PP harus segera membuat laporan khusus selengkapnya kepada Pandis sebsgai salah satu bahan untuk sidang Pandis.  Dan pada saatnya PP harus memberi keterangan atau penjelasan lebih jauh atas laporan yang dibuatnya disidang Pandis yang diadakan untuk keperluan itu, yang membahas dan memutuskan kasus yang timbul pada saat berlangsungnya pertandingan Turnamen Kandang di tempat tersebut.

Setiap menjelang pertandigan dimulai, PP harus dapat pula memimpin prosesi kedua Kesebelasan bersama para Wasit memasuki lapangan.  Dengan mengindahkan urutan waktu menuju kick off, yang secara ringkasnya seperti sebagai berikut :

60           Menit sebelum Pertandingan mengunjungi kedua Kesebelasan, memastikan DSP tidak ada perubahan, bila sudah benar minta tanda tangan Manajer Kesebelasan ybs.
40-20  Menit sebelum Pertandingan, pemanasan kedua Kesebelasan yang akan bertanding (Penjaga Gawang 5 menit sebelumnya).
15           Menit sebelum pertandingan, para Wasit memeriksa lapangan.
10           Menit sebelum pertandingan, kedua Kesebelasan dipanggil untuk bersiap dipinggir lapang pemeriksaan perlengkapan pemain oleh Wasit.
7              Menit sebelum pertandingan, kedua Kesebelasan memasuki lapangan diiringi lagu FIFA ANTHEM.
Urutan iring-iringan memasuki lapangan :
-         Bendera Fair Play
-         PP (hanya sampai pinggir lapangan)
-         Para Wasit
-         Kedua Kesebelasan
Kedua Kesebelasan berjajar dimuka Tribune Barat
(Kesebelasan A/atau Tuan Rumah disebelah Utara)
(Kesebelasan disebelah Selatan)
Bersalaman, Kesebelasan B mendatangi Kesebelasan A
Photo masing-masing Kesebelasan
Tos/Tukar Vandel
Pertandingan dimulai
Untuk mewujudkan kerjasama, komunikasi dan koordinasi tersebut, PP harus mengadakan Pertemuan Evaluasi Harian setiap usai pertandingan, dengan semua aparat/perangkat pertandingan yang sama-sama bertugas di tempat yang sama.  Dengan tujuan untuk mengevaluasi semua tugas yang telah dilaksanakan sebelumnya,  melakukan upaya perbaikan-perbaikan yang diperlukan dan mempersiapkan atau merencanakan Teknis Pertandingan serta Perwasitan yang lebih baik lagi atau lebih matang lagi dari sebelumnya.

Himpunan laporan yang harus dibuat PP yang bertugas, meliputi sebelum dan sesudah pertandingan ialah sebagai berikut :

SEBELUM PERTANDINGAN

1.         Inspeksi Stadion
2.         Agenda Pertemuan Teknik
3.         Daftar Hadir
4.         Berita Acara Pertemuan Teknik
5.         Ofisial dan Pemain yang duduk dibangku cadangan  (maksimum 14 orang)
6.         DSP (Daftar Susunan Pemain)
Catatan : Nomor 1, 2, 3, 4 hanya dibuat satu kali sebelum pertandingan pertama pada Turnamen Kandang. Nomor 5 dan 6 dibuat setiap kali sebelum pertandingan. (sesudah pertandingan)
7.         Laporan Harian
8.         Laporan Pertandingan
9.            Laporan Pengawas Pertandingan (khusus penilaian terhadap para Wasit yang bertugas, kordinasikan dengan IW).
10.        Laporan Khusus (bila ada kejadian khusus)
11.        Ringkasan Laporan Pertandingan.
12.        Analisa Pertandingan.
13.        Penilaian Fair Play.

(Penilaian Khusus Pembuatan Laporan)
1).     Kelengkapan Pembuatan Laporan PP)
2).     Kerapian Tulisan (Tulisan Cetak)
3).     Penjilidan (pada pertandingan Turnamen Kandang dilakukan setelah usai seluruh pertandingan).

Didalam pembuatan laporanm setiap PP harus membuat Laporan secara lengkap, baik yang menyangkut hal-hal yang terjadi sebelum-selama dan sesudah pertandingan.  Semuanya harus terangkum.  Didalam Laporan, dibuat sesuai kejadian yang sebenarnya atau apa adanya, sesuai dengan apa yang dilihat maupun didengar dari pihak-pihak yang berkompeten.

Laporan Harian harus dikirim segera pada sore/malam hari setelah usai pertandingan, laporan lainnya dikirim melalui Pos keesokan harinya, untuk kompetisi Tingkat Nasional seperti Kompetisi PSSI Liga Amatir dialamatkan ke Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI-PSSI). Untuk lebih memahami tugas PP, berikut ini disampaikan Tugas dan Hak PP. Dan untuk mewujudkan saling pengertian diantara para aparat/perangkat pertandingan yang bertugas pada pertandingan Home Tounament, disampaikan pula Tugas dan Kewajiban mitra kerja PP, seperti Tugas dalam Pasal Peraturan Umum Pertandingan PSSI. Untuk lebih jelasnya terutama bagi PP yang bertugas, agar membaca dan mempelajari selengkapnya  Peraturan  Khusus Pertandingan Kompetisi PSSI dimaksud.


0 komentar:

Poskan Komentar